Sejarah Perusahaan

PT Multi Terminal Indonesia (MTI) dari aspek legalitas dikukuhkan oleh Notaris Herdimansyah Chaidirsyah Sarjana Hukum di Jakarta pada tanggal 15 Februari 2002 namun secara operasional baru beroperasi pada tanggal 15 April 2002. PT Multi Terminal Indonesia (MTI) adalah anak perusahaan PT (Persero) Pelabuhan Indonesia II yang merupakan spin off dari salah satu Divisi Cabang Pelabuhan Tanjung Priok yaitu Divisi Usaha Terminal (DUT).

Komposisi kepemilikan saham PT Multi Terminal Indonesia (MTI) adalah 99% milik PT (Persero) Pelabuhan Indonesia II dan 1% milik Koperasi Pegawai Maritim (KOPEGMAR) Tanjung Priok. Sejarah berdirinya PT Multi Terimnal Indonesia (MTI) tidak terlepas dari sejarah pelabuhan di Indonesia yang telah mengalami beberapa kali perubahan (transformasi). Transformasi perusahaan pelabuhan secara singkat sebagai berikut :

1. Periode 1984 - 1992
Pengelolaan pelabuhan umum dibedakan antara pelabuhan umum yang diusahakan dan pelabuhan umum yang tidak diusahakan. Pengelolaan pelabuhan umum yang diusahakan dilakukan oleh Perusahaan Umum (PERUM) Pelabuhan, sedangkan pengelolaan pelabuhan umum yang tidak diusahakan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 1983. PERUM Pelabuhan dibagi menurut wilayah menjadi PERUM Pelabuhan I s.d. IV .

2. Periode 1992 - 2002
Status PERUM Pelabuhan II berubah menjadi PT (Persero) Pelabuhan Indonesia II sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 57 tanggal 19 Oktober 1991, dalam periode ini kegiatan bongkar muat dilaksanakan oleh Divisi Usaha Terminal Cabang Pelabuhan Tanjung Priok.

3. Periode 2002 - sampai sekarang
Divisi Usaha Terminal (DUT) dipisahkan ( Spin Off ) dari Cabang Pelabuhan Tanjung Priok menjadi PT Multi Terminal Indonesia yang dikukuhkan dengan Akta Pendirian Perusahaan nomor 15 oleh Notaris Herdimansyah Chaidirsyah Sarjana Hukum di Jakarta tanggal 15 Februari 2002, didasarkan pada pertimbangan mengoptimalkan potensi bisnis dan memperkuat competitive advantage sebagai service provider.

Berita Terkini

Selasa, 30 September 2014

Sistem Logistik Nasional Butuh Dukungan UU dan Lembaga Sislognas

Selasa, 30 September 2014

Penjelasan R.J. Lino Mengenai Sharing Biaya Bongkar Muat

Senin, 29 September 2014

Pelindo III Raup Global Bond Rp5,97 Triliun

Jumat, 26 September 2014

FORUM BISNIS DAN LOGISTIK: Indonesia Butuh Pelabuhan Terintegrasi

Kamis, 25 September 2014

Stakeholders Pelabuhan Apel K2L Di Tanjung Priok



Link

   Email

   Eis

   Container Tracking

   Coarri Codeco TPRH 009

   Trucking Logistik



Copyright © 2012 - 2014 Sistem Informasi PT Multi Terminal Indonesia. All Rights Reserved.